Posted on

Satu Jam Saja

Sawaluddin Sembiring

Sawaluddin Sembiring

Setelah larut dalam Cinta yang menyakitkan,

Kini Cinta yang lain menghampiri aku.

Menyapa aku dengan sebuah kesetiaan.

Belum bisa ku terima saat ia duduk di samping ku.

Aku takut,

Aku takut kehilangan lagi.

Karna Cinta itu menyakitkan ku.

Kesetiaan itu membawa aku menjadi seorang yang tak berdaya.

Semuanya berubah,

Saat kau rangkul aku berada di pelukan Mu.

Kedamaian terasa sejuk di hati.

Aku tak berani melihat matanya,

Karna aku takut, ini hanya mimpi yang akan menyakitkan ku lagi.

Akupun tak ingin membuka mataku,

Karna aku takut semuanya akan lenyap dalam sedetik.

Aku tak ingin ini berakhir walaupun hanya sedetik.

Karna aku hanya ingin waktu Mu untuk sebuah renungan dalam Cintaku.

Jangan lepaskan pelukan Mu.

Aku Mohon,

Satu Jam Saja……………….

untuk Cinta yang pernah ada di dalam hidup ku.

Satu Jam Saja……………….

Untuk hal yang terindah, yang pernah kau goreskan di dalam hatiku.

Satu Jam Saja………………

Walau semua akan berakhir

Dan tak ada lagi hari esok untuk Cinta ku.

About cerpen_sawal

biarlah mereka yang menilai aku apa adanya. karna aku hanya memelekan mata dan mendengar semua apa yang mereka bilang untuk diriku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s