Posted on

L.U.K.A

Sawaluddin Sembiring

Silet mengiris Hati

Tajam Terasa Pedih

Air mata berbah Darah

Kala LUKA berubah jadi nanah.

Aku lihat,

Tak seperti yang aku pandang.

Aku raih,

Tak seperti yang aku Genggam.

Bagai pasir habis genggaman

Laksana Merpati mati dalam

Cengkraman……

Tititk tak berarti koma

Tanya tak mungkin Seru.

Tapi itu Dia…………..

Pembuat Luka,

Pengiris Hati,

Dalam Kehidupan………………….!!!

About cerpen_sawal

biarlah mereka yang menilai aku apa adanya. karna aku hanya memelekan mata dan mendengar semua apa yang mereka bilang untuk diriku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s